KISAH INSPIRATIF SEBAGIAN DARI MUKJIZAT RASULULLAH MUHAMMAD SAW

KISAH INSPIRATIF SEBAGIAN DARI MUKJIZAT RASULULLAH MUHAMMAD SAW

Perjalanan dilanjutkan dengan melewati sebuah gunung yang tandus dan kering. Hampir tidak ada pepohonan disekitar daerah itu dan hanya ada sedikit semak belukar kering menghiasi sekitar dataran rendah digunung itu dan tak ada seorang pengembala yang lewat untuk mengembalakan ternaknya disana.Uqail pun meerasa haus dan setelah mencari air ke mana pun namun tidak ditemui. Maka Rasulullah s.a.w. berkata kepada Uqail bin Abi Thalib, “Hai Uqail, dakilah gunung itu, dan sampaikanlah salamku kepadanya serta katakan, “Jika padamu ada air, berilah aku minum!”

Uqail lalu pergi mendaki gunung itu dan berkata kepadanya sebagaimana yang telah disabdakan Rasulullah s.a.w. itu. Hal yang ajaibpun terjadi, sebelum ia selesai berkata, gunung itu berkata dengan fasihnya, “Katakanlah kepada Rasulullah, bahawa aku sejak Allah s.w.t. menurunkan ayat yang bermaksud : (“Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu beserta keluargamu dari (siksa) api neraka yang bahan bakarnya dari manusia dan batu).” “Aku menangis dari sebab takut kalau aku menjadi batu itu maka tidak ada lagi air padaku.”

Kini mereka kembali melanjutkan perjalanan dan memasuki desa arab kampung. Ketika sedang asik asiknya melepas lelah tiba-tiba ada seekor unta yang meloncat dan lari ke hadapan Rasulullah s.a.w., maka unta itu lalu berkata, “Ya Rasulullah, aku minta perlindungan darimu.” Unta masih belum selesai mengadukan halnya, tiba-tiba datanglah dari belakang seorang Arab kampung dengan membawa pedang terhunus. Melihat orang Arab kampung dengan membawa pedang terhunus, Nabi Muhammad s.a.w. berkata, “Hendak apakah kamu terhadap unta itu ?”

Orang arab kampong itu menjawab, “Wahai Rasulullah, aku telah membelinya dengan harga yang mahal, tetapi dia tidak mau taat kepadaku, maka akan kupotong saja dan akan kumanfaatkan dagingnya atau kuberikan kepada orang-orang yang memerlukan.” Nabi Muhammad s.a.w. bertanya, “Mengapa engkau menderhakai dia?” Jawab unta itu, “Wahai Rasulullah, sungguh aku tidak menderhakainya dari satu pekerjaan, akan tetapi aku menderhakainya dari sebab perilakunya yang buruk. yaitu kabilah yang dia termasuk di dalam golongannya, semua pada tidur meninggalkan solat Isya’. Kalau sekiranya dia mau berjanji kepada engkau akan mengerjakan solat Isya’ itu, maka aku berjanji tidak akan menderhakainya lagi. Sebab aku takut kalau Allah s.w.t. menurunkan siksa-Nya kepada mereka sedang aku berada di antara mereka.”

Akhirnya Nabi Muhammad s.a.w. mengambil perjanjian orang Arab kampung itu, bahawa dia tidak akan meninggalkan solat Isya’. Dan Baginda Nabi Muhammad s.a.w. menyerahan unta itu kepadanya. Dan dia pun kembali kepada keluarganya.

Semoga tiga peristiwa yang menakjubkan dan penuh ibroh ini makin menambah rasa taqwa dan syukur kita kepada Allah SWT. Terlebih pada Bulan Suci Ramadhan ini… Sehingga kita kan tahu, Sebuah Kisah Inspiratif dari Mukjizat Rasulullah Muhammad SAW.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s